#rektoratmencederaidemokrasi

images and videos

Educate yourselves #rektoratmencederaidemokrasi. #porn #dicc #consequences #sonic
Woke

Educate yourselves #rektoratmencederaidemokrasi. #porn #dicc #consequences #sonic

πŸ’¬ 0Normal

[PERNYATAAN SIKAP FORUM BEM SE-KALSEL]

Perihal
Kriminalisasi Gerakan Mahasiswa

DEMOKRASI DIKEBIRI !!!
"Jika anda bersikap netral pada situasi ketidakadilan, maka sesungguhnya anda sudah berpihak pada penindasan."
- Desmond Tutu

HIDUP MAHASISWA!

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi. Namun hari ini, beberapa kejadian yang mencederai nilai-nilai demokrasi bahkan dilakukan oleh oknum yang harusnya menjaga serta menanamkan demokrasi itu dalam tatanan kehidupan kita. Kampus menjadi angkuh dan antikritik, dengan kasus yang menimpa kawan2 mahasiswa Unnes, Unsri, Unram, dan  Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. 
Kini kampus mulai terlihat seram. Siapa yang mengkritik akan langsung dibungkam. Gerakan mahasiswa dianggap sebagai ancaman vital bagi eksistensi kampus. Lalu, apa bedanya kondisi kampus sekarang dengan zaman orba? Padahal sejatinya kampus adalah wadah Β untuk menjunjung tinggi kehidupan berdemokrasi.

Hal ini tentunya menciderai amanat UUD tahun 1945 pasal 28 E ayat (3) tentang kebebaaan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum. 
Presiden BEM KM Unnes (Mohammad Adib) pekan lalu dipanggil sebagai saksi atas dugaan pelanggaran UU ITE. Dua orang mahasiswa Unnes yaitu Julio Belnanda Harianja dan Harist Ahmad Muzaki dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial. Mereka dilaporkan oleh Komandan Satpam Unnes atas kuasa Rektor Unnes. Padahal mereka hanya mengunggah piagam penghargaan kepada Menristekdikti atas tindakan yang dinilai menciderai ketunggalan UKT. Lagi, kritikan dianggap sebagai penghinaan ! Kampus tak lagi menjunjung nilai-nilai demokrasi. 
Sekarang Presiden BEM KM Unsri (Rahmat Farizal) dan 2 rekannya tak luput dari tindakan Refresif rektornya. Mereka dinonaktifkan statusnya sebagai mahasiswa karena dianggap telah melakukan perbuatan ancaman untuk merusak fasilitas kampus dan melakukan pengahasutan serta mencemarkan nama baik Unsri. Tidak segan-segan ia pun di laporkan ke Polres Ogan Ilir dan mendapatkan surat pemberhentian sementara dari kampus. Padahal mereka hanya ingin menyampaikan aspirasi. Ketika aksi berlangsung pun mereka tertib dan tidak pernah merusak fasilitas kampus. (1/3)
BEM UNISKA 2016/2017

[PERNYATAAN SIKAP FORUM BEM SE-KALSEL]

Perihal
Kriminalisasi Gerakan Mahasiswa

DEMOKRASI DIKEBIRI !!!
"Jika anda bersikap netral pada situasi ketidakadilan, maka sesungguhnya anda sudah berpihak pada penindasan."
- Desmond Tutu

HIDUP MAHASISWA!

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi. Namun hari ini, beberapa kejadian yang mencederai nilai-nilai demokrasi bahkan dilakukan oleh oknum yang harusnya menjaga serta menanamkan demokrasi itu dalam tatanan kehidupan kita. Kampus menjadi angkuh dan antikritik, dengan kasus yang menimpa kawan2 mahasiswa Unnes, Unsri, Unram, dan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.
Kini kampus mulai terlihat seram. Siapa yang mengkritik akan langsung dibungkam. Gerakan mahasiswa dianggap sebagai ancaman vital bagi eksistensi kampus. Lalu, apa bedanya kondisi kampus sekarang dengan zaman orba? Padahal sejatinya kampus adalah wadah Β untuk menjunjung tinggi kehidupan berdemokrasi.

Hal ini tentunya menciderai amanat UUD tahun 1945 pasal 28 E ayat (3) tentang kebebaaan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.
Presiden BEM KM Unnes (Mohammad Adib) pekan lalu dipanggil sebagai saksi atas dugaan pelanggaran UU ITE. Dua orang mahasiswa Unnes yaitu Julio Belnanda Harianja dan Harist Ahmad Muzaki dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial. Mereka dilaporkan oleh Komandan Satpam Unnes atas kuasa Rektor Unnes. Padahal mereka hanya mengunggah piagam penghargaan kepada Menristekdikti atas tindakan yang dinilai menciderai ketunggalan UKT. Lagi, kritikan dianggap sebagai penghinaan ! Kampus tak lagi menjunjung nilai-nilai demokrasi.
Sekarang Presiden BEM KM Unsri (Rahmat Farizal) dan 2 rekannya tak luput dari tindakan Refresif rektornya. Mereka dinonaktifkan statusnya sebagai mahasiswa karena dianggap telah melakukan perbuatan ancaman untuk merusak fasilitas kampus dan melakukan pengahasutan serta mencemarkan nama baik Unsri. Tidak segan-segan ia pun di laporkan ke Polres Ogan Ilir dan mendapatkan surat pemberhentian sementara dari kampus. Padahal mereka hanya ingin menyampaikan aspirasi. Ketika aksi berlangsung pun mereka tertib dan tidak pernah merusak fasilitas kampus. (1/3)

πŸ’¬ 3Normal

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
hamba allah

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 0Normal

.
03 Agustus 2017
Aksi damai di depan Gedung Rektorat Universitas Sriwijaya
.
.
Hidup Mahasiswa ❗
Hidup Rakyat Indonesia ❗
.

#hidupmahasiswa
#mahasiswa #gerakanmahasiswa #pemudaindonesia #palembangterkini #palembanghits #palembanghitz #aksidamai #vsco #instapic #instagram #instame #likes #like4me #like4likes #follower #follow4follow #RektoratMencederaiDemokrasi #unsricantik #unsrilayo #unsri #universitassriwijaya
Morikawa

.
03 Agustus 2017
Aksi damai di depan Gedung Rektorat Universitas Sriwijaya
.
.
Hidup Mahasiswa ❗
Hidup Rakyat Indonesia ❗
.

#hidupmahasiswa
#mahasiswa #gerakanmahasiswa #pemudaindonesia #palembangterkini #palembanghits #palembanghitz #aksidamai #vsco #instapic #instagram #instame #likes #like4me #like4likes #follower #follow4follow #RektoratMencederaiDemokrasi #unsricantik #unsrilayo #unsri #universitassriwijaya

πŸ’¬ 8Lo-fi
At Unsri

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa. @bemkmunsri

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
DPM STIK BINA HUSADA PALEMBANG

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa. @bemkmunsri

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 0Normal

[Pernyataan Sikap Aliansi Bem-Si Wilayah Sumbagut] "Demokrasi sedang 'Sakit', Kampus-kampus Anti Kritik"

HIDUP MAHASISWA!

Masalah di negara demokrasi ini belum kunjung usai, mulai dari legitimasi Perppu 2/7 dan UU Pemilu, sampai pada hari ini tindakan diskriminasi yang ada pada kampus-kampus yang ada di negeri tercinta.

Ada apa ini? Belum lama kasus kriminilisasi marak terjadi, dan saat ini kampus yang sejatinya adalah tempat menuntut ilmu dan belajar juga menjadi sarang kriminilisasi.

Demokrasi seakan sudah mati, UU no 9 tahun 1998 seolah tak lagi menjadi penguat gerakan mahasiswa! Dan itu yang paling menyakitkan adalah kriminilisasi dilakukan oleh bapak sendiri kepada anaknya. 
Kali ini, tindak kriminalisasi dan represifitas kampus terhadap gerakan mahasiswa semakin menjadi-jadi. Pemanggilan Mohamad Adib, Presma Unnes ke Polrestabes Semarang terkait pelaporan Julio Belnanda Harianja dan Harist Ahmad Muzaki, oleh Komandan Satpam atas kuasa Rektor Unnes tanpa klarifikasi merupakan pencorengan terhadap kehidupan berdemokrasi di kampus. Bahkan hari ini Rektor Unsri menonaktifkan Rahmat Farizal (Presma Unsri), Aditia Arief Laksana (Ketua Umum KAMMI Unsri), dan Ones Sinus (Ketua Umum GMNI Unsri) dari sistem pendidikan.

Hari ini (2 Agustus 2017), Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT mahasiswanya yang tidak pernah direspon oleh pihak kampus.

Rektor Universitas Sriwijaya yang merupakan bapak dari puluhan ribu mahasiswa Unsri telah melakukan tindakan yang semena-mena terhadapa mahasiswanya sendiri. Rektor yang seharusnya membimbing mahasiswa, malah melakukan tindakan "kriminalisasi" dengan melaporkan mahasiswanya kepada pihak kepolisian.

Padahal dalam penyampaian aspirasi, Rahmat Fahrizal tidak ada melakukan perusakan fasilitas kampus Unsri dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. Namun dengan tidak wajarnya Rektor langsung melaporkan pihak yang bersangkutan ke pihak kepolisian. (1/2)
BEM Seluruh Indonesia

[Pernyataan Sikap Aliansi Bem-Si Wilayah Sumbagut] "Demokrasi sedang 'Sakit', Kampus-kampus Anti Kritik"

HIDUP MAHASISWA!

Masalah di negara demokrasi ini belum kunjung usai, mulai dari legitimasi Perppu 2/7 dan UU Pemilu, sampai pada hari ini tindakan diskriminasi yang ada pada kampus-kampus yang ada di negeri tercinta.

Ada apa ini? Belum lama kasus kriminilisasi marak terjadi, dan saat ini kampus yang sejatinya adalah tempat menuntut ilmu dan belajar juga menjadi sarang kriminilisasi.

Demokrasi seakan sudah mati, UU no 9 tahun 1998 seolah tak lagi menjadi penguat gerakan mahasiswa! Dan itu yang paling menyakitkan adalah kriminilisasi dilakukan oleh bapak sendiri kepada anaknya.
Kali ini, tindak kriminalisasi dan represifitas kampus terhadap gerakan mahasiswa semakin menjadi-jadi. Pemanggilan Mohamad Adib, Presma Unnes ke Polrestabes Semarang terkait pelaporan Julio Belnanda Harianja dan Harist Ahmad Muzaki, oleh Komandan Satpam atas kuasa Rektor Unnes tanpa klarifikasi merupakan pencorengan terhadap kehidupan berdemokrasi di kampus. Bahkan hari ini Rektor Unsri menonaktifkan Rahmat Farizal (Presma Unsri), Aditia Arief Laksana (Ketua Umum KAMMI Unsri), dan Ones Sinus (Ketua Umum GMNI Unsri) dari sistem pendidikan.

Hari ini (2 Agustus 2017), Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT mahasiswanya yang tidak pernah direspon oleh pihak kampus.

Rektor Universitas Sriwijaya yang merupakan bapak dari puluhan ribu mahasiswa Unsri telah melakukan tindakan yang semena-mena terhadapa mahasiswanya sendiri. Rektor yang seharusnya membimbing mahasiswa, malah melakukan tindakan "kriminalisasi" dengan melaporkan mahasiswanya kepada pihak kepolisian.

Padahal dalam penyampaian aspirasi, Rahmat Fahrizal tidak ada melakukan perusakan fasilitas kampus Unsri dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. Namun dengan tidak wajarnya Rektor langsung melaporkan pihak yang bersangkutan ke pihak kepolisian. (1/2)

πŸ’¬ 15Normal

#Repost @bem_si (@get_repost)
・・・
[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]

HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Pada 2 Agustus 2017, Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
Thomas Galih

#Repost @bem_si (@get_repost)
・・・
[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]

HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Pada 2 Agustus 2017, Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 5Normal

Ketika Pendidikan dicengkeram kekuasaan, maka saat itulah bangsa perlahan menuju keterpurukan.

Dimulai dari kasus Presiden Mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Mohammad Adib yang dipolisikan, berlanjut dengan saudara Rahmat Fahrizal dari Universitas Sriwijaya, yang juga dilaporkan ke polisi. Kedua kasus ini memperlihatkan kemunduran dari budaya Pendidikan kita.

Apakah kampus kini tidak lagi menjadi tempat yang aman bagi mahasiswa?

Apakah kampus kini tidak lagi menjadi sarana untuk meningkatkan sikap kritis mahasiswa?

Apakah kampus kini tidak lagi digunakan untuk membuat mahasiswanya bisa menjadi pribadi yang sadar akan dirinya?

Ataukah kampus perlahan bergeser menjadi tempat mencengkram pendidikan dengan kekuasaan?

Maka ke mana perginya tujuan Pendidikan kita? 
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (UU Sisdiknas 20 tahun 2003). Kesalahan yang mendasar apabila memasung kreativitas berpikir dan pergerakan mahasiswa. Apa artinya demokrasi dan kebebasan berpendapat bila tindak represif dan ancaman justru datang dari kampus, tempat pendidikan demokrasi dan ajang berdialog berbagai gagasan.

Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
Di sana bersemayam kemerdekaan
Sesungguhnya suara itu bukan perampok yang ingin merayah hartamu, ia ingin bicara mengapa kau kokang senjata dan gemetar ketika suara-suara itu menuntut keadilan?

#StopKriminalisasiMahasiswa
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
#KampusRepresif
FauziCR

Ketika Pendidikan dicengkeram kekuasaan, maka saat itulah bangsa perlahan menuju keterpurukan.

Dimulai dari kasus Presiden Mahasiswa Universitas Negeri Semarang, Mohammad Adib yang dipolisikan, berlanjut dengan saudara Rahmat Fahrizal dari Universitas Sriwijaya, yang juga dilaporkan ke polisi. Kedua kasus ini memperlihatkan kemunduran dari budaya Pendidikan kita.

Apakah kampus kini tidak lagi menjadi tempat yang aman bagi mahasiswa?

Apakah kampus kini tidak lagi menjadi sarana untuk meningkatkan sikap kritis mahasiswa?

Apakah kampus kini tidak lagi digunakan untuk membuat mahasiswanya bisa menjadi pribadi yang sadar akan dirinya?

Ataukah kampus perlahan bergeser menjadi tempat mencengkram pendidikan dengan kekuasaan?

Maka ke mana perginya tujuan Pendidikan kita?
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (UU Sisdiknas 20 tahun 2003). Kesalahan yang mendasar apabila memasung kreativitas berpikir dan pergerakan mahasiswa. Apa artinya demokrasi dan kebebasan berpendapat bila tindak represif dan ancaman justru datang dari kampus, tempat pendidikan demokrasi dan ajang berdialog berbagai gagasan.

Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
Di sana bersemayam kemerdekaan
Sesungguhnya suara itu bukan perampok yang ingin merayah hartamu, ia ingin bicara mengapa kau kokang senjata dan gemetar ketika suara-suara itu menuntut keadilan?

#StopKriminalisasiMahasiswa
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
#KampusRepresif

πŸ’¬ 2Normal

#Repost @bem_si (@get_repost)
・・・
[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]

HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Pada 2 Agustus 2017, Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
lpm_globeUMS

#Repost @bem_si (@get_repost)
・・・
[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]

HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Pada 2 Agustus 2017, Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 0Inkwell

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
Winda Jayanti M

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 1Normal

[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]
.
HIDUP MAHASISWA!!! .
Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
Garuda Keadilan

[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]
.
HIDUP MAHASISWA!!! .
Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 3Normal

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
Muhammad Syuhada

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 3Normal

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
FL2MI Jabodetabek

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 0Clarendon

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa
Saiful Anwar

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

πŸ’¬ 0Normal

.
*[PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NEGERI PADANG : 
DEMOKRASI ITU TELAH MATI MEMBUNGKAM HAK KAMI].
.
* Rezim ini terus "BERULAH", kriminalisasi, tindakan represif kepada oposisi, hingga PERPPU tentangh Ormas yang memaksakan kegentingan di indonesia.

Hingga akhirnya pemegang kekuasaan lain ikut latah dan berulah. Tak disangka, ayahanda akademis-pun tega-teganya mengkriminalisasikan anak akademisnya. Padahal mereka hanya menyalurkan aspirasinya, sebagaimana telah termaktub dalam aturan hukum di negeri ini, secara konstitusional mereka berhak melakukan itu. Demokrasi telah dikangkangi penguasa yang katanya mengaku paling demokratis.

Kenyataan inilah yang terjadi kepada sahabat kami di UNSRI, sangat memprihatinkan, bahkan beberapa media juga salah dalam memberitakan, dangkal otaknya, kaya perutnya.

Kami BEM UNP selaku Koordinator Pusat Forum Perempuan BEM SI menyatakan sikap:
1. Menolak tindakan kriminalisasi pihak Rektor Unsri yang telah menciderai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.
2. Meminta Rektor Unsri untuk mencabut laporannya kepada pihak kepolisian terhadap Rahmat Fahrizal
3. Menuntut Kemenristek Dikti untuk tegas membantu menyelesaikan kasus pelaporan Rahmat Fahrizal oleh pihak Rektorat UNSRI 
HIDUP MAHASISWA !
HIDUP RAKYAT INDONESIA *Muhammad Haris Sabri*
*Presiden Mahasiswa BEM UNP*  #StopKriminalisasiMahasiswa
 #TolakUKTFullSemester9
 #RektoratMencederaiDemokrasi
 #BapakLaporkanAnaknya
RafidahFhadzilah

.
*[PERNYATAAN SIKAP BEM UNIVERSITAS NEGERI PADANG :
DEMOKRASI ITU TELAH MATI MEMBUNGKAM HAK KAMI].
.
* Rezim ini terus "BERULAH", kriminalisasi, tindakan represif kepada oposisi, hingga PERPPU tentangh Ormas yang memaksakan kegentingan di indonesia.

Hingga akhirnya pemegang kekuasaan lain ikut latah dan berulah. Tak disangka, ayahanda akademis-pun tega-teganya mengkriminalisasikan anak akademisnya. Padahal mereka hanya menyalurkan aspirasinya, sebagaimana telah termaktub dalam aturan hukum di negeri ini, secara konstitusional mereka berhak melakukan itu. Demokrasi telah dikangkangi penguasa yang katanya mengaku paling demokratis.

Kenyataan inilah yang terjadi kepada sahabat kami di UNSRI, sangat memprihatinkan, bahkan beberapa media juga salah dalam memberitakan, dangkal otaknya, kaya perutnya.

Kami BEM UNP selaku Koordinator Pusat Forum Perempuan BEM SI menyatakan sikap:
1. Menolak tindakan kriminalisasi pihak Rektor Unsri yang telah menciderai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.
2. Meminta Rektor Unsri untuk mencabut laporannya kepada pihak kepolisian terhadap Rahmat Fahrizal
3. Menuntut Kemenristek Dikti untuk tegas membantu menyelesaikan kasus pelaporan Rahmat Fahrizal oleh pihak Rektorat UNSRI
HIDUP MAHASISWA !
HIDUP RAKYAT INDONESIA *Muhammad Haris Sabri*
*Presiden Mahasiswa BEM UNP* #StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 0Normal

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa
Abdi Arif Budianto

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

πŸ’¬ 0Normal

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]*
.
.
HIDUP MAHASISWA!!!
.
Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.
.
Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.
.
Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.
.
Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.
.
Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?
.
Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?
.
.
Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!
.
Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.
.
.
TTD,
.
ALIANSI PEDULI UKT
.
#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
.
.
.
ps : ❀Q.S 17:7
.
😊Udeh sob, gak perlu ragu tuk mengutarakan kebenaran, mendukung realitas fakta yang ada, dan walaupun berjalan dijalan kebenaran yg "masih" sepi dari yg semestinya ada. Yuk bantu kuatkan abang/kakak saudara seperjuangan setanah air kita disana, yg Masya Allah sedang real BERKORBAN buat kawan kawannya.
.
Ketika "mungkin" akun ini tumbang atau bahkan yg pemiliknya tumbang karena menyuarakan kebenaran yg ada juga, maka hanya satu hal yg ingin gue katakan. .
INI NEGARA yang MERDEKA?! APA NEGARA yang BONEKA SIH BOS?! 😭
Ikhwan Akhir Zaman

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]*
.
.
HIDUP MAHASISWA!!!
.
Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.
.
Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.
.
Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.
.
Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.
.
Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?
.
Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?
.
.
Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!
.
Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.
.
.
TTD,
.
ALIANSI PEDULI UKT
.
#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
.
.
.
ps : ❀Q.S 17:7
.
😊Udeh sob, gak perlu ragu tuk mengutarakan kebenaran, mendukung realitas fakta yang ada, dan walaupun berjalan dijalan kebenaran yg "masih" sepi dari yg semestinya ada. Yuk bantu kuatkan abang/kakak saudara seperjuangan setanah air kita disana, yg Masya Allah sedang real BERKORBAN buat kawan kawannya.
.
Ketika "mungkin" akun ini tumbang atau bahkan yg pemiliknya tumbang karena menyuarakan kebenaran yg ada juga, maka hanya satu hal yg ingin gue katakan. .
INI NEGARA yang MERDEKA?! APA NEGARA yang BONEKA SIH BOS?! 😭

πŸ’¬ 4Normal

*[SERUAN AKSI BESAR-BESARAN : KAMIS PERLAWANAN]* Hidup Mahasiswa!!! Bila rakyat tidak berani mengeluh itu artinya sudah gawat dan bila omongan penguasa tidak boleh dibantah kebenaran pasti Terancam.

Aliansi Mahasiswa Peduli UKT menyeru seluruh rekan - rekan Mahasiswa Sriwijaya untuk menjemput *HAK* kita secara serentak.

Kami sebagai mahasiswa Universitas Sriwijaya menuntut Rektor untuk : *1. Menurunkan UKT semester 9 sebanyak 50%*
*2. Menurunkan UKT Bidik Misi ke level 1*
*3. Memberikan Transparansi UKT Unsri kepada seluruh mahasiswa Unsri*
*4. Menghentikan tindakan represif oleh rektorat unsri dan mengaktifkan kembali 3 akun akademik mahasiswa atas nama Rahmat Farizal (Presiden Mahasiswa Unsri) , Aditya Arief Laksana (Ketum Kammi Al-Aqsho), Ones Sinus P (Ketua GMNI Unsri)* "Jika kau menghamba kepada ketakutan kita memperpanjang barisan perbudakan". -Widji Tukul

#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

Ttd, *ALIANSI PEDULI UKT*
HME KM FT UNSRI

*[SERUAN AKSI BESAR-BESARAN : KAMIS PERLAWANAN]* Hidup Mahasiswa!!! Bila rakyat tidak berani mengeluh itu artinya sudah gawat dan bila omongan penguasa tidak boleh dibantah kebenaran pasti Terancam.

Aliansi Mahasiswa Peduli UKT menyeru seluruh rekan - rekan Mahasiswa Sriwijaya untuk menjemput *HAK* kita secara serentak.

Kami sebagai mahasiswa Universitas Sriwijaya menuntut Rektor untuk : *1. Menurunkan UKT semester 9 sebanyak 50%*
*2. Menurunkan UKT Bidik Misi ke level 1*
*3. Memberikan Transparansi UKT Unsri kepada seluruh mahasiswa Unsri*
*4. Menghentikan tindakan represif oleh rektorat unsri dan mengaktifkan kembali 3 akun akademik mahasiswa atas nama Rahmat Farizal (Presiden Mahasiswa Unsri) , Aditya Arief Laksana (Ketum Kammi Al-Aqsho), Ones Sinus P (Ketua GMNI Unsri)* "Jika kau menghamba kepada ketakutan kita memperpanjang barisan perbudakan". -Widji Tukul

#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

Ttd, *ALIANSI PEDULI UKT*

πŸ’¬ 1Normal

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

Orasi Presiden Mahasiswa Unsri di STOP Wakil Rektor 3

https://youtu.be/UBI7vR4KWvE
Ukmi Politeknik Negeri Medan

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

Orasi Presiden Mahasiswa Unsri di STOP Wakil Rektor 3

https://youtu.be/UBI7vR4KWvE

πŸ’¬ 0Normal

#Repost @bem_si (@get_repost)
・・・
[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]

HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Pada 2 Agustus 2017, Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
LPM FIGUR

#Repost @bem_si (@get_repost)
・・・
[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]

HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Pada 2 Agustus 2017, Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 0Normal

RIP UNSRI

DAN KAWAN KAWAN AYO [VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa
AMR

RIP UNSRI

DAN KAWAN KAWAN AYO [VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

πŸ’¬ 0Normal

#Repost from @bem_si by @InstaSave.DStudio
・・・
[SERUAN AKSI BESAR-BESARAN : KAMIS PERLAWANAN]

Hidup Mahasiswa!!! Bila rakyat tidak berani mengeluh itu artinya sudah gawat dan bila omongan penguasa tidak boleh dibantah kebenaran pasti Terancam.

Aliansi Mahasiswa Peduli UKT menyeru seluruh rekan - rekan Mahasiswa Sriwijaya untuk menjemput HAK kita secara serentak, Mari kita duduki rektorat dengan ribuan massa pada :

Hari, Tanggal : Kamis, 3 Agustus 2017
Pukul : 08.00 - Selesai
Titik kumpul : πŸ“Œ Terminal Unsri (kampus indralaya)
πŸ“Œ Unsri Bukit (Kampus palembang)

DressCode : Almamater + masker

Kami sebagai mahasiswa Universitas Sriwijaya menuntut Rektor untuk : 
1. Menurunkan UKT semester 9 sebanyak 50%
2. Menurunkan UKT Bidik Misi ke level 1
3. Memberikan Transparansi UKT Unsri kepada seluruh mahasiswa Unsri
4. Menghentikan tindakan represif oleh rektorat unsri dan mengaktifkan kembali 3 akun akademik mahasiswa atas nama Rahmat Farizal (Presiden Mahasiswa Unsri) , Aditya Arief Laksana (Ketum Kammi Al-Aqsho), Ones Sinus P (Ketua GMNI Unsri) "Jika kau menghamba kepada ketakutan kita memperpanjang barisan perbudakan". -Widji Tukul βœ… kewajiban : Bersungguh-sungguh berjuang dan berdoa ❌ larangan : membawa senjata tajam, merusak fasilitas umum dan Tumbuhan, tidak membakar sesuatu apapun!

#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

Ttd,

ALIANSI PEDULI UKT

Narahubung 
Indralaya : 081272768257
Palembang : 081367076195 #InstaSaveApp
...

#Repost from @bem_si by @InstaSave.DStudio
・・・
[SERUAN AKSI BESAR-BESARAN : KAMIS PERLAWANAN]

Hidup Mahasiswa!!! Bila rakyat tidak berani mengeluh itu artinya sudah gawat dan bila omongan penguasa tidak boleh dibantah kebenaran pasti Terancam.

Aliansi Mahasiswa Peduli UKT menyeru seluruh rekan - rekan Mahasiswa Sriwijaya untuk menjemput HAK kita secara serentak, Mari kita duduki rektorat dengan ribuan massa pada :

Hari, Tanggal : Kamis, 3 Agustus 2017
Pukul : 08.00 - Selesai
Titik kumpul : πŸ“Œ Terminal Unsri (kampus indralaya)
πŸ“Œ Unsri Bukit (Kampus palembang)

DressCode : Almamater + masker

Kami sebagai mahasiswa Universitas Sriwijaya menuntut Rektor untuk :
1. Menurunkan UKT semester 9 sebanyak 50%
2. Menurunkan UKT Bidik Misi ke level 1
3. Memberikan Transparansi UKT Unsri kepada seluruh mahasiswa Unsri
4. Menghentikan tindakan represif oleh rektorat unsri dan mengaktifkan kembali 3 akun akademik mahasiswa atas nama Rahmat Farizal (Presiden Mahasiswa Unsri) , Aditya Arief Laksana (Ketum Kammi Al-Aqsho), Ones Sinus P (Ketua GMNI Unsri) "Jika kau menghamba kepada ketakutan kita memperpanjang barisan perbudakan". -Widji Tukul βœ… kewajiban : Bersungguh-sungguh berjuang dan berdoa ❌ larangan : membawa senjata tajam, merusak fasilitas umum dan Tumbuhan, tidak membakar sesuatu apapun!

#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

Ttd,

ALIANSI PEDULI UKT

Narahubung
Indralaya : 081272768257
Palembang : 081367076195 #InstaSaveApp

πŸ’¬ 0Normal

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa
nicol

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

πŸ’¬ 23Normal

#Repost @bemftunsri_plg with @instatoolsapp ・・・
Betapa kejamnya kau bapak...
Kami anakmu
Kami anakmu
#tolakuktfullsemester9 
#bapaklaporkananaknya
#rektoratmencederaidemokrasi
#stopkriminalisasimahasiswa
Amrun Nasution

#Repost @bemftunsri_plg with @instatoolsapp ・・・
Betapa kejamnya kau bapak...
Kami anakmu
Kami anakmu
#tolakuktfullsemester9
#bapaklaporkananaknya
#rektoratmencederaidemokrasi
#stopkriminalisasimahasiswa

πŸ’¬ 0Normal

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa
BarraYudha96

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

πŸ’¬ 0Normal
At Unsri Palembang

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa
HMI KOMISARIAT POLSRI

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

πŸ’¬ 0Normal

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
Aldy Renaldy

*[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]* HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan *KRIMINALISASI* kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 3Normal

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa
Imabi Wilayah 1

[VIRALKAN]
.
Hidup Mahasiswa!!!
.
Pada hari ini telah dilakukan aksi damai oleh aliansi peduli UKT di rektorat Universitas Sriwijaya, Ogani Ilir (OI), Indralaya.
.
Namun hal yang tidak diinginkan justru terjadi, mahasiswa menjadi objek kekerasan oleh pihak yang seharusnya menjadi orangtua bagi mahasiswa yang siap melayani dengan pengabdian !!!
.
Tuduhan yang dilayangkan sebelumnya bahwa mahasiswa melakukan kekerasan dan kerusakan justru malah sebaliknya !!!
.
Viralkan video tersebut agar seluruh Indonesia dapat melihat bagaimana kejamnya perlakuan rektorat terhadap aksi damai aliansi peduli UKT.
.
Mahasiswa turun kejalan membuktikan bahwa pada hari ini sedang tidak baik-baik saja !!!
.
Hanya ada satu kata, LAWAN !!!
.
Ttd,
.
*ALIANSI PEDULI UKT*
.
.
#TolakUKTfullsemester9
#BapakLaporkanAnaknya
#RektoratMencederaiDemokrasi
#StopKriminalisasiMahasiswa

πŸ’¬ 1Normal

@Regrann from @bemfmipaunsri -  MAHASISWA UNSRI DIPUKULI OLEH POLISI SAAT MELAKUKAN AKSRI DAMAI TOLAK UKT FULL SEMESTER 9 DI RUMAH SENDIRI. #aliansipeduliukt - #regrann 
#sriwijaya #aksi #student #polisi #world #oganilir #palembang #indonesia 
#StopKriminalisasiMahasiswa
#RektoratMencederaiDemokrasi
β€’
β€’
Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri..
belibisbatavia

@Regrann from @bemfmipaunsri - MAHASISWA UNSRI DIPUKULI OLEH POLISI SAAT MELAKUKAN AKSRI DAMAI TOLAK UKT FULL SEMESTER 9 DI RUMAH SENDIRI. #aliansipeduliukt - #regrann
#sriwijaya #aksi #student #polisi #world #oganilir #palembang #indonesia
#StopKriminalisasiMahasiswa
#RektoratMencederaiDemokrasi
β€’
β€’
Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri..

πŸ’¬ 1Normal

[PERNYATAAN SIKAP ALIANSI BEM SELURUH INDONESIA
WILAYAH JABODETABEK-BANTEN] 
Perihal
Kriminalisasi Gerakan Mahasiswa
DEMOKRASI DIKEBIRI! "Jika anda bersikap netral pada situasi ketidakadilan, maka sesungguhnya anda sudah berpihak pada penindasan."
- Desmond Tutu

HIDUP MAHASISWA!

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi. Namun hari ini, dua kejadian yang mencederai nilai-nilai demokrasi bahkan dilakukan oleh oknum yang harusnya menjaga serta menanamkan demokrasi itu dalam tatanan kehidupan kita. Kampus menjadi angkuh dan antikritik, dengan kasus yang menimpa kawan-kawan mahasiswa Unnes dan Unsri. 
Pekan lalu, Mohamad Adib selaku Presiden Mahasiswa Unnes menyampaikan aspirasi berupa pemberian 'penghargaan' kepada Menristekdikti yang berujung Pemanggilan Mohamad Adib, ke Polrestabes Semarang terkait pelaporan Julio Belnanda Harianja dan Harist Ahmad Muzaki, oleh Komandan Satpam atas kuasa Rektor Unnes.

Belum selesai sampai disitu. Tindakan represif pihak rektorat kampus juga diterima oleh mahasiswa Unversitas Sriwijaya. Rektor Unsri menonaktifkan Rahmat Farizal (Presma Unsri), Aditia Arief Laksana (Ketua Umum KAMMI Unsri), dan Ones Sinus (Ketua Umum GMNI Unsri) dari sistem pendidikan.

Dan kemarin, 2 Agustus 2017 
Rektorat Unsri melaporkan Rahmat Farizal atas tuduhan pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang. 
Tindakan antikritik pihak rektorat Unsri merupakan sikap represif terhadap gerakan mahasiswa yang berusaha menyampaikan aspirasi. 
Kami, Aliansi BEM Seluruh Indonesia Wilayah Jabodetabek-Banten dengan tegas menyatakan sikap :

1. Mengutuk tindakan represif birokrat kampus yang melakukan pembungkaman gerakan mahasiswa

2. Mengecam tindakan antikritik pihak rektorat Unnes dan Unsri terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi.

3. Menuntut pihak rektorat Unnes dan Unsri untuk mencabut segala kebijakan yang bersifat sepihak dan mencederai nilai-nilai demokrasi

4. Mengajak seluruh mahasiswa untuk turut andil dalam mengkritisi segala bentuk upaya pembungkaman penyampaian aspirasi dan gerakan mahasiswa.
Hamdani

[PERNYATAAN SIKAP ALIANSI BEM SELURUH INDONESIA
WILAYAH JABODETABEK-BANTEN]
Perihal
Kriminalisasi Gerakan Mahasiswa
DEMOKRASI DIKEBIRI! "Jika anda bersikap netral pada situasi ketidakadilan, maka sesungguhnya anda sudah berpihak pada penindasan."
- Desmond Tutu

HIDUP MAHASISWA!

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi. Namun hari ini, dua kejadian yang mencederai nilai-nilai demokrasi bahkan dilakukan oleh oknum yang harusnya menjaga serta menanamkan demokrasi itu dalam tatanan kehidupan kita. Kampus menjadi angkuh dan antikritik, dengan kasus yang menimpa kawan-kawan mahasiswa Unnes dan Unsri.
Pekan lalu, Mohamad Adib selaku Presiden Mahasiswa Unnes menyampaikan aspirasi berupa pemberian 'penghargaan' kepada Menristekdikti yang berujung Pemanggilan Mohamad Adib, ke Polrestabes Semarang terkait pelaporan Julio Belnanda Harianja dan Harist Ahmad Muzaki, oleh Komandan Satpam atas kuasa Rektor Unnes.

Belum selesai sampai disitu. Tindakan represif pihak rektorat kampus juga diterima oleh mahasiswa Unversitas Sriwijaya. Rektor Unsri menonaktifkan Rahmat Farizal (Presma Unsri), Aditia Arief Laksana (Ketua Umum KAMMI Unsri), dan Ones Sinus (Ketua Umum GMNI Unsri) dari sistem pendidikan.

Dan kemarin, 2 Agustus 2017
Rektorat Unsri melaporkan Rahmat Farizal atas tuduhan pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang.
Tindakan antikritik pihak rektorat Unsri merupakan sikap represif terhadap gerakan mahasiswa yang berusaha menyampaikan aspirasi.
Kami, Aliansi BEM Seluruh Indonesia Wilayah Jabodetabek-Banten dengan tegas menyatakan sikap :

1. Mengutuk tindakan represif birokrat kampus yang melakukan pembungkaman gerakan mahasiswa

2. Mengecam tindakan antikritik pihak rektorat Unnes dan Unsri terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi.

3. Menuntut pihak rektorat Unnes dan Unsri untuk mencabut segala kebijakan yang bersifat sepihak dan mencederai nilai-nilai demokrasi

4. Mengajak seluruh mahasiswa untuk turut andil dalam mengkritisi segala bentuk upaya pembungkaman penyampaian aspirasi dan gerakan mahasiswa.

πŸ’¬ 1Normal

[PERNYATAAN SIKAP ALIANSI BEM SELURUH INDONESIA
WILAYAH JABODETABEK-BANTEN] 
Perihal
Kriminalisasi Gerakan Mahasiswa
DEMOKRASI DIKEBIRI! "Jika anda bersikap netral pada situasi ketidakadilan, maka sesungguhnya anda sudah berpihak pada penindasan."
- Desmond Tutu

HIDUP MAHASISWA!

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi. Namun hari ini, dua kejadian yang mencederai nilai-nilai demokrasi bahkan dilakukan oleh oknum yang harusnya menjaga serta menanamkan demokrasi itu dalam tatanan kehidupan kita. Kampus menjadi angkuh dan antikritik, dengan kasus yang menimpa kawan-kawan mahasiswa Unnes dan Unsri. 
Pekan lalu, Mohamad Adib selaku Presiden Mahasiswa Unnes menyampaikan aspirasi berupa pemberian 'penghargaan' kepada Menristekdikti yang berujung Pemanggilan Mohamad Adib, ke Polrestabes Semarang terkait pelaporan Julio Belnanda Harianja dan Harist Ahmad Muzaki, oleh Komandan Satpam atas kuasa Rektor Unnes.

Belum selesai sampai disitu. Tindakan represif pihak rektorat kampus juga diterima oleh mahasiswa Unversitas Sriwijaya. Rektor Unsri menonaktifkan Rahmat Farizal (Presma Unsri), Aditia Arief Laksana (Ketua Umum KAMMI Unsri), dan Ones Sinus (Ketua Umum GMNI Unsri) dari sistem pendidikan.

Dan kemarin, 2 Agustus 2017 
Rektorat Unsri melaporkan Rahmat Farizal atas tuduhan pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang. 
Tindakan antikritik pihak rektorat Unsri merupakan sikap represif terhadap gerakan mahasiswa yang berusaha menyampaikan aspirasi. 
Kami, Aliansi BEM Seluruh Indonesia Wilayah Jabodetabek-Banten dengan tegas menyatakan sikap :

1. Mengutuk tindakan represif birokrat kampus yang melakukan pembungkaman gerakan mahasiswa

2. Mengecam tindakan antikritik pihak rektorat Unnes dan Unsri terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi.

3. Menuntut pihak rektorat Unnes dan Unsri untuk mencabut segala kebijakan yang bersifat sepihak dan mencederai nilai-nilai demokrasi

4. Mengajak seluruh mahasiswa untuk turut andil dalam mengkritisi segala bentuk upaya pembungkaman penyampaian aspirasi dan gerakan mahasiswa. 'Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, lalu suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, dituduh subve
Husna Muthmainnah

[PERNYATAAN SIKAP ALIANSI BEM SELURUH INDONESIA
WILAYAH JABODETABEK-BANTEN]
Perihal
Kriminalisasi Gerakan Mahasiswa
DEMOKRASI DIKEBIRI! "Jika anda bersikap netral pada situasi ketidakadilan, maka sesungguhnya anda sudah berpihak pada penindasan."
- Desmond Tutu

HIDUP MAHASISWA!

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi. Namun hari ini, dua kejadian yang mencederai nilai-nilai demokrasi bahkan dilakukan oleh oknum yang harusnya menjaga serta menanamkan demokrasi itu dalam tatanan kehidupan kita. Kampus menjadi angkuh dan antikritik, dengan kasus yang menimpa kawan-kawan mahasiswa Unnes dan Unsri.
Pekan lalu, Mohamad Adib selaku Presiden Mahasiswa Unnes menyampaikan aspirasi berupa pemberian 'penghargaan' kepada Menristekdikti yang berujung Pemanggilan Mohamad Adib, ke Polrestabes Semarang terkait pelaporan Julio Belnanda Harianja dan Harist Ahmad Muzaki, oleh Komandan Satpam atas kuasa Rektor Unnes.

Belum selesai sampai disitu. Tindakan represif pihak rektorat kampus juga diterima oleh mahasiswa Unversitas Sriwijaya. Rektor Unsri menonaktifkan Rahmat Farizal (Presma Unsri), Aditia Arief Laksana (Ketua Umum KAMMI Unsri), dan Ones Sinus (Ketua Umum GMNI Unsri) dari sistem pendidikan.

Dan kemarin, 2 Agustus 2017
Rektorat Unsri melaporkan Rahmat Farizal atas tuduhan pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang.
Tindakan antikritik pihak rektorat Unsri merupakan sikap represif terhadap gerakan mahasiswa yang berusaha menyampaikan aspirasi.
Kami, Aliansi BEM Seluruh Indonesia Wilayah Jabodetabek-Banten dengan tegas menyatakan sikap :

1. Mengutuk tindakan represif birokrat kampus yang melakukan pembungkaman gerakan mahasiswa

2. Mengecam tindakan antikritik pihak rektorat Unnes dan Unsri terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi.

3. Menuntut pihak rektorat Unnes dan Unsri untuk mencabut segala kebijakan yang bersifat sepihak dan mencederai nilai-nilai demokrasi

4. Mengajak seluruh mahasiswa untuk turut andil dalam mengkritisi segala bentuk upaya pembungkaman penyampaian aspirasi dan gerakan mahasiswa. 'Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, lalu suara dibungkam, kritik dilarang tanpa alasan, dituduh subve

πŸ’¬ 1Normal

#Repost @bempnj (@get_repost)
・・・
[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri] 
HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan KRIMINALISASI kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian. 
Dan  Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya
BEM STMIK Jakarta STI&K

#Repost @bempnj (@get_repost)
・・・
[Mahasiswa Unsri di Polisikan oleh Rektoratnya Sendiri]
HIDUP MAHASISWA!!! Institusi sekelas perguruan tinggi yg seharusnya memberikan pendidikan kepada mahasiswa malah melakukan KRIMINALISASI kepada Mahasiswa dan mencederai demokrasi dengan melaporkan mahasiswanya sendiri ke polisi.

Hari ini (2 Agustus 2017), Presiden Mahasiswa Unsri, Rahmat Farizal dilaporkan ke Polres OI oleh pihak Universitas dengan dugaan melakukan tindakan dan perbuatan yg mengandung unsur-unsur pengujaran kebencian, mempermalukan rektor dan pelanggaran undang-undang dalam memperjuangkan UKT Semester 9 yang tidak ada klarifikasi pada yg bersangkutan sebelumnya.

Padahal dalam penyampaian aspirasi tidak ada satu pun fasilitas Unsri yg dirusak dan aspirasi yg disampaikan pun tidak ada satu pun ujaran kebencian.
Dan Pasal 28E Ayat (3) UUD RI 1945 telah menjamin hal ini yaitu menyatakan perlindungan terhadap kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Ini merupakan bentuk pembungkaman suara mahasiswa dan arogansi pihak rektorat Universitas Sriwijaya.

Apakah kita rela kawan-kawan melihat 1 orang terkorbankan untuk 2000 lebih mahasiswa dalam memperjuangkan UKT ini?

Apakah kita rela melihat rekan seperjuangan kita dipolisikan apalagi sampai di DO oleh Universitasnya sendiri?

Kami mahasiswa Universitas Sriwijaya jelas tidak rela!

Dan kami menolak tindakan kriminalisasi pihak penguasa, mencederai demokrasi dan segala bentuk tindakan kesewenang-wenangan oleh penguasa.

TTD,

ALIANSI PEDULI UKT

#StopKriminalisasiMahasiswa
#TolakUKTFullSemester9
#RektoratMencederaiDemokrasi
#BapakLaporkanAnaknya

πŸ’¬ 0Normal

next